HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI KLIEN GANGGUAN JIWA DI POLI KESEHATAN JIWA RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG

PRIHANDINI, NITA SARISKA (2021) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI KLIEN GANGGUAN JIWA DI POLI KESEHATAN JIWA RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG. Skripsi thesis, STIKes MAJAPAHIT.

[img] Text (ABSTRAK)
03. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (248kB)
[img] Text (ABSTRAK)
14. bab 1.pdf

Download (139kB)
[img] Text (ABSTRAK)
Jurnal Skripsi Nita REVISI.pdf

Download (331kB)
Official URL: https://stikesmajapahit.ac.id/opac/

Abstract

Abstrak Dukungan dalam keluarga merupakan salah satu hal penting yang hendaknya dilakukan keluarga untuk klien gangguan jiwa. Selain pengawasan dalam konsumsi obat, konsep diri pada klien juga perlu dikembangkan agar klien lebih siap berada di lingkungan keluarga maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan konsep klien gangguan jiwa di Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan konsep diri klien gangguan jiwa di Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Variabel bebasnya adalah Dukungan Keluarga, sedangkan variabel tergantungnya adalah Konsep Diri. Populasi penelitian ini sejumlah 74 orang, dengan sampel sebanyak 62 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar klien gangguan jiwa mendapatkan dukungan keluarga tinggi dan konsep diri positif sebanyak 33 orang (53,2%). Sebagian besar dukungan keluarga pada klien gangguan jiwa dalam kategori tinggi dan memiliki konsep diri positif. Berdasarkan nilai uji Spearman = 0,691 dengan significant p = 0,000 (p<0,05), artinya terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan konsep diri klien gangguan jiwa di Poli Kesehatan Jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Semakin rendah dukungan keluarga, maka dapat menyebabkan konsep diri klien negatif, namun jika dukungan keluarga yang dirasakan semakin tinggi maka konsep diri klien akan positif. Keluarga hendaknya menjadi pemberi dukungan terkait konsep diri dan pengobatan klien gangguan jiwa. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Konsep diri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email libstikesmajapahit@gmail.com
Date Deposited: 24 Jan 2022 06:45
Last Modified: 24 Jan 2022 06:45
URI: http://103.38.103.26/id/eprint/183

Actions (login required)

View Item View Item