Efektivitas Bermain Playdough Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Pra Sekolah di TK Negeri Pembina Jabon Mojokerto

Zulfa Rufaida, STIKes Majapahit and Ika Suhartanti, STIKes Majapahit and Widy Setyowati, STIKes Majapahit (2019) Efektivitas Bermain Playdough Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Pra Sekolah di TK Negeri Pembina Jabon Mojokerto. SNHRP - II UNIPA Surabaya. pp. 654-657.

[img] Text (Hasil Peer Review)
017- Peer review.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (474kB)
[img] Text (Hasil Plagiarisme)
017-106 -- Plagiarisme.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (350kB)
Official URL: https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/s...

Abstract

Motorik Halus merupakan kemampuan anak beraktivitas dengan menggunakan otot halus (kecil) seperti menulis, meremas, menggambar, menyusun balok, memasang puzzel dan lain-lain. Ada beberapa metode yang digunakan untuk menstimulasi perkembangan otot halus anak pra sekolah diantaranya dengan playdough yakni bermain plastisin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas playdough terhadap perkembangan motorik halus anak di TK Negeri Pembina Jabon Mojokerto. Penelitian ini termasuk Quasy Experimental dengan serial pretest-postes design dengan cara mengobservasi perkembangan motorik halus anak setiap minggu selama 4 minggu dan memberikan stimulasi playdough sebanyak 2 kali dalam seminggu. Sampel diambil secara simple random sampling di TK Negeri Pembina Jabon Mojokerto sebanyak 15 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner test kinerja.Data uji menggunakan Friedman Test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor motorik halus pada saat pre test sebesar 18,33, pada saat post test 1 terjadi peningkatan 2 kali lebih besar yaitu sebesar 36,33 demikian seterusnya sampai pada post test terakhir nilai skor kemampuan motorik halus sebesar 75,67. Hasil uji Friedman menghasilkan p value sebesar 0,000 artinya terjadi perbedaan kemampuan motorik halus yang signifikan mulai dari pre test hingga post test ke 8 pada tingkat signifikansi 5%. Playdough memiliki pengaruh terhadap perkembangan anak yang meliputi perkembangan motorik, sosial, kognitif dan emosi. Penggunaan media playdought dapat membantu anak melatih keterampilan motorik dengan tangan, ketika memanipulasi playdought dengan jari-jemari anak. Sehingga permainan playdough dapat menjadi alat stimulasi yang baik dan tidak berbahaya bagi anak pra sekolah. Kata kunci : playdough, motorik, halus, perkembangan, anak.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email libstikesmajapahit@gmail.com
Date Deposited: 26 Mar 2021 07:41
Last Modified: 26 Mar 2021 07:41
URI: http://repo.stikesmajapahit.ac.id/id/eprint/62

Actions (login required)

View Item View Item